Artikel,Gaza,Idul Fitri,masjid al-aqsa,Palestina,
Nestapa Muslim Gaza Terus Mendera, Hanya Islam Solusinya
Sumber Gambar : Mozaik Islam
Oleh : Lilis | Aktivis Dakwah Muslimah
Puluhan ribu warga Palestina melaksanakan sholat Idul Fitri di Seluruh Jalur Gaza, mereka berkumpul di dekat reruntuhan masjid yang hancur dan di area terbuka dekat kamp-kamp pengungsian. Dilansir dari Metro TV, Tentara Zionis Israel melarang jemaah untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri di Masjid Al-Aqsa. Bahkan, mereka menggunakan granat kejut dan gas air mata untuk membubarkan warga Palestina yang mencoba memasuki kompleks masjid di Yerusalem tersebut. Aparat kepolisian Israel terlihat berjaga disekitar lokasi. Akibatnya Jemaah terpaksa Sholat Idul Fitri di jalan-jalan sekitar. Ini pertama kalinya dalam beberapa dekade umat muslim tidak diperbolehkan sholat Idul Fitri di dalam Masjid Al-Aqsa menyusul pembatasan ketat yang diberlakukan Israel di tengah konflik dengan Iran.
Kantor Media Pemerintah Gaza menyatakan bahwa hari raya tahun ini berlangsung tanpa sukacita karena blokade masih berlangsung, krisis pengungsian terus memburuk, dan ratusan ribu warga Palestina tinggal di tempat penampungan atau tenda-tenda darurat, menghadapi kekurangan akut pangan, air bersih, dan kebutuhan pokok lainnya. Pasukan Israel telah melakukan lebih dari 2.000 pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata sejak Oktober 2025. Pelanggaran itu berupa penembakan, serbuan darat, dan serangan udara yang telah menewaskan sedikitnya 677 warga Palestina dan melukai lebih dari 1.800 lainnya, sebagian besar warga sipil.
Solusi dalam Islam mengenai Idul Fitri di Gaza, terutama di tengah situasi konflik dan krisis kemanusiaan yang parah, berfokus pada kombinasi antara ketahanan spiritual, persatuan umat, dan aksi nyata, meliputi:
Persatuan dan Solidaritas Umat (Ukhuwah Islamiyah): Solusi mendasar adalah persatuan visi dan keberanian umat Islam secara global untuk memberikan dukungan penuh kepada Palestina. Hal ini mencakup persatuan politik dunia Islam untuk mengatasi krisis. Semua ini akan bisa dilaksanakan jika negeri muslim bersatu dibawah kepemimpinan Khilafah ala minhajinnubuwah.
Untuk mewujudkan khilafah sebagai kekuasaan yang menolong umat, kita harus mengikuti metode yang Rasulullah contokan. Beliau melakukan dakwah di Mekkah dan Madinah untuk mewujudkan kehidupan Islam secara kaffah. Yaitu pemerintahan berasas akidah Islam dan menerapkan syariat Islam. Rasulullah saw . Melakukan pembinaan umat dengan pemikiran Islam dan berinteraksi dengan Masyarakat . Juga dakwah bersifat pemikiran politik dan tidak ada kekerasan sehingga dakwah yang beliau lakukan Islam menjadi tegak sebagai sebuah pemerintahan sehingga bisa melindungi rakyat di seluruh wilayah.
Wallahualam bissawab.
Halaman
.jpg)