Sumber Gambar : Canva
Oleh : Alma Salsabila Nurul Fitri | Aktivis Dakwah Remaja
Krinkz.co - Persoalan narkoba dan obat obat terlarang lain nya terus menerus meningkat seolah tidak ada habisnya. Padahal telah banyak pengedar atau penjual yang telah di tangkap polisi, mungkin karena semakin banyaknya peminat dan semakin banyak nya pengedar. Pengedaran semakin meluas di berbagai wilayah tidak hanya di kota besar tapi juga di wilayah pelosok negeri. Astagfirullah Persoalan narkoba harus mendapat perhatian lebih dari masyarakat dan pemerintah negara karena mengancam masa depan anak bangsa.
Peredaran Narkoba hingga hari ini masih menemui tantangan dan hambatan yang tidak sedikit, berbagai upaya yang dilakukan tidak akan menunjukan hasil yang mengembirakan bila permintaan terhadap barang haram tersebut tidak ditekan. Generasi muda sebagai salah satu pilar pembangunan bangsa perlu di gerakan untuk bersama-sama aktif memberantas Narkoba.Untuk menggerakan generasi muda, BNNK Langkat mengajak pelajar SMN 1 Padang Tualang berperan aktif memberantas Narkoba, melalui penyuluhan anti Narkoba di sekolah tersebut, Kepala BNNK Langkat, AKBP Drs.H. SUYOSO merpesan bahwa para siswa dan siswi untuk lebih meningkatkan kesadaran dan peran serta dalam menetapkan dalam menciptakan lingkungan sekolah bersih dari Narkoba.Dalam kesempatan tersebut juga kepala SMAN 1 Padang Tualang mendukung kegiatan yang dilaksanakan BNNK Langkat dan mengingatkan peserta didiknya untuk tidak sekalipun mencoba Narkoba dengan menjauhi Narkoba berarti kita telah selangkah lebih maju untuk menciptakan generasi yang kuat dan bangsa yang hebat.
Pemberantasan narkoba sulit dilakukan karena berbagai faktor seperti kemiskinan dan pengangguran, pergaulan dan lingkungan, stres dan kesehatan mental, lemahnya penegakan hukum,korupsi, permintaan pasar yang tinggi, edukasi yang kurang, hingga pengaruh media dan internet.
Ini hanya sebagian kecil analisis dari faktor sulitnya pemberantasan narkoba. fakta yang di alamai oleh masyarakat bisa jadi ada beberapa faktor lainnya. Bisa juga muncul karena paradigma dari sekulerisme dan kapitalisme. Sekularisme, membuat aturan negara dipisahkan dari nilai agama, sehingga sebagian orang menilai moral masyarakat jadi kurang kuat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Kapitalisme, mendorong orang mengejar keuntungan sebesar-besarnya, sehingga perdagangan narkoba tetap ada karena sangat menguntungkan bagi jaringan kriminal.
Saat ini kita rasakan para penegak sanksi hukum sangat lemah terhadap pelaku narkoba dan pelaku Kriminal lainnya.Pemberantasan narkoba juga dapat terhambat karena adanya oknum aparat yang menyalah gunakan wewenang, seperti menerima suap atau bertindak tidak adil dalam penegakan hukum demi kepentingan pribadi mereka bisa memberikan izin kepada pihak pengedar narkoba
Pemberantasan narkoba bisa dimulai dengan mengedukasi masyarakat Dengan nilai-nilai agama, termasuk paradigma Islam, dapat membantu mencegah penyalahgunaan narkoba karena menanamkan moral, tanggung jawab, dan larangan terhadap hal yang merusak diri.
Pada masa daulah Islam atau masa ke Khalifah an dulu ada juga faktor semacam ini seperti memabukan dan melemahkan akal Dalam ajaran Islam, sesuatu yang menghilangkan kesadaran atau membahayakan tubuh umumnya dilarang karena dianggap merusak akal dan kesehatan.
penerapan syariat Islam secara kaffah dapat membantu mengurangi penyalahgunaan narkoba karena adanya aturan yang tegas, pendidikan moral, dan sanksi yang dianggap mampu memberi efek jera Agar hasilnya efektif dalam jangka waktu yang panjang.
Cara satu satunya untuk bisa memberantas segala kemaksiatan dan segala ketidak adilan yang dilakukan pemerintah terhadap masyarakat baik itu ekonomi yang sangat berat bahan pokok yang mulai melonjak harganya, pendidikan yang hanya bisa didapatkan oleh orang yang hanya mampu, angka pengangguran yang semakin tinggi. dan lain lain ini nyatanya sistem demokrasi tidak bisa membuat Masyarakat sejahterah. Maka saat ini telah saatnya untuk beralih menggunakan sistem yang telah di pakai 1.400 abad lamanya yakni khilafah islamiyyah.