Waspada Penipuan Modus Drama China OJK Ingatkan Masyarakat Jangan Mudah Tergiur
KRINKZ.CO, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai maraknya penipuan digital dengan modus "drama China" yang belakangan semakin banyak memakan korban. Modus ini memanfaatkan skenario emosional yang dirancang menyerupai alur cerita serial populer untuk memengaruhi korban agar menyerahkan uang atau data pribadi.
Pelaku biasanya membangun komunikasi secara intens dengan korban melalui media sosial atau aplikasi pesan singkat. Setelah mendapatkan kepercayaan, pelaku mulai memainkan berbagai cerita yang menyentuh emosi, mulai dari kisah percintaan, masalah keluarga, hingga tawaran investasi yang tampak menguntungkan.
Menurut OJK, pendekatan emosional menjadi salah satu alasan mengapa modus ini cukup efektif. Korban sering kali tidak menyadari sedang dimanipulasi karena pelaku membangun hubungan dalam waktu yang cukup lama sebelum melancarkan aksinya.
Selain menimbulkan kerugian finansial, penipuan semacam ini juga berisiko menyebabkan kebocoran data pribadi. Informasi yang diperoleh pelaku dapat disalahgunakan untuk berbagai tindakan kriminal lainnya, termasuk pencurian identitas dan akses ke akun keuangan korban.
OJK mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap orang yang baru dikenal di dunia maya, terutama jika mulai membahas masalah keuangan, investasi, atau meminta transfer dana dengan berbagai alasan.
Masyarakat juga diminta untuk tidak mudah percaya pada janji keuntungan besar dalam waktu singkat. Verifikasi informasi dan pengecekan legalitas pihak yang menawarkan investasi menjadi langkah penting untuk menghindari risiko penipuan.
Meningkatnya kasus penipuan digital menunjukkan pentingnya literasi keuangan dan kewaspadaan dalam berinteraksi di ruang digital. Semakin tinggi kesadaran masyarakat, semakin kecil peluang pelaku untuk menjalankan aksinya.
P: Kevin Santoso
