Yahnda Ajak Petani dan Nelayan Aceh Berani Berinovasi Demi Kedaulatan Pangan
KRINKZ.CO, Gorontalo – Anggota DPD RI asal Aceh, Yahnda, mengajak para petani dan nelayan di Aceh untuk terus berinovasi dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pangan dan perikanan. Seruan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII yang digelar di Gorontalo.
Menurut Yahnda, inovasi menjadi salah satu kunci utama untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat daya saing sektor pertanian dan perikanan di tengah perubahan zaman yang berlangsung sangat cepat.
Ia menilai petani dan nelayan tidak lagi dapat mengandalkan cara-cara konvensional semata. Pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengelolaan usaha yang lebih modern dinilai menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari.
Dalam kesempatan tersebut, Yahnda juga menekankan pentingnya kemandirian pangan sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Karena itu, peran petani dan nelayan dianggap sangat strategis dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia.
PENAS XVII menjadi ajang bagi petani dan nelayan dari berbagai daerah untuk bertukar pengalaman, memperluas jaringan, serta mempelajari berbagai inovasi yang telah diterapkan di daerah lain.
Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal teknologi pertanian dan perikanan terbaru yang dapat diterapkan sesuai kondisi wilayah masing-masing.
Yahnda berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan dapat dibawa pulang dan diterapkan secara nyata oleh para peserta setelah kembali ke daerah asal.
Selain peningkatan produksi, inovasi juga dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian dan perikanan. Dengan demikian, kesejahteraan petani dan nelayan diharapkan dapat terus meningkat.
Ia juga mendorong adanya kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan sektor pangan nasional.
Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, Yahnda optimistis petani dan nelayan Indonesia, khususnya di Aceh, mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kedaulatan pangan yang berkelanjutan.
P: Rudi H
