Pasar Smartphone Global Lesu 9 Minggu Beruntun, Hanya Dua Merek yang Masih Tumbuh
KRINKZ.CO, Jakarta – Pasar smartphone global dilaporkan mengalami perlambatan selama sembilan minggu berturut-turut. Kondisi ini menunjukkan melemahnya permintaan konsumen di berbagai wilayah meski produsen terus menghadirkan perangkat baru dengan spesifikasi yang lebih canggih.
Penurunan penjualan terjadi di tengah kondisi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Banyak konsumen memilih menunda pembelian perangkat baru dan memperpanjang masa penggunaan smartphone yang sudah dimiliki.
Meski pasar secara keseluruhan mengalami tekanan, hanya dua merek yang dilaporkan masih mampu mencatat pertumbuhan penjualan. Kinerja positif tersebut didukung oleh strategi produk yang tepat, peluncuran perangkat baru, serta kemampuan menjangkau segmen pasar yang masih memiliki permintaan tinggi.
Pengamat industri menilai siklus penggantian smartphone saat ini semakin panjang. Jika sebelumnya konsumen mengganti perangkat setiap dua hingga tiga tahun, kini banyak pengguna yang tetap menggunakan ponselnya hingga empat tahun atau lebih karena peningkatan teknologi tidak lagi terasa terlalu signifikan.
Selain faktor ekonomi, persaingan yang semakin ketat juga menjadi tantangan bagi produsen smartphone. Berbagai merek berlomba menghadirkan fitur kecerdasan buatan (AI), kamera yang lebih canggih, dan daya tahan baterai yang lebih baik untuk menarik minat konsumen.
Meski pasar sedang lesu, sejumlah analis optimistis permintaan smartphone dapat kembali meningkat seiring membaiknya kondisi ekonomi dan semakin luasnya adopsi fitur AI pada perangkat mobile. Teknologi tersebut diperkirakan menjadi salah satu pendorong utama siklus pembelian baru dalam beberapa tahun ke depan.
Dengan kondisi pasar yang terus berubah, produsen smartphone dituntut untuk menghadirkan inovasi yang benar-benar memberikan nilai tambah bagi pengguna agar mampu mendorong pertumbuhan penjualan di tengah persaingan yang semakin ketat.
P: Galuh Putri Riyanto
