Kebakaran TPA Jatiwaringin Picu Desakan Perbaikan Sampah, Sistem Lama Dinilai Berbahaya, Warga Butuh Perlindungan
KRINKZ.CO, Jakarta – Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang mendorong desakan agar pemerintah segera memperbaiki tata kelola sampah. Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna menilai sistem pembuangan terbuka masih berisiko memicu kebakaran yang mengancam lingkungan dan kesehatan warga.
Ateng mengatakan kebakaran TPA Jatiwaringin harus menjadi peringatan bagi pemerintah pusat dan daerah. Peristiwa tersebut menunjukkan masih adanya persoalan dalam pengelolaan sampah yang mengandalkan metode open dumping.
Sistem pembuangan terbuka dinilai semakin berbahaya ketika memasuki musim kemarau. Cuaca kering dan peningkatan suhu dapat memperbesar risiko munculnya kebakaran di kawasan tempat pemrosesan akhir.
Kebakaran di kawasan TPA juga memiliki karakter berbeda dibandingkan kebakaran bangunan. Proses pembusukan sampah organik dapat menghasilkan panas dan gas metana yang berpotensi memicu munculnya bara api di bawah timbunan sampah.
Kondisi tersebut membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit. Api yang terlihat di permukaan dapat dipadamkan, sementara bara masih berpotensi tersimpan di dalam tumpukan sampah.
Selain menimbulkan risiko kebakaran, asap dari pembakaran sampah juga dapat mengancam kesehatan masyarakat. Warga yang tinggal di sekitar kawasan TPA berisiko terpapar asap dan partikel berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan.
Kelompok rentan seperti balita, lansia, ibu hamil, dan warga dengan gangguan pernapasan menjadi pihak yang perlu mendapatkan perhatian. Karena itu, penanganan kebakaran TPA dinilai tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan masyarakat.
Ateng meminta pemerintah pusat dan daerah melakukan audit risiko kebakaran terhadap seluruh TPA aktif. Langkah tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi tempat pengelolaan sampah sekaligus menyiapkan upaya pencegahan yang lebih baik.
Pemerintah juga didorong mempercepat perubahan dari sistem open dumping menuju pengelolaan sampah yang lebih aman. Pemantauan suhu, pengendalian gas metana, pengelolaan air lindi, serta kesiapan menghadapi kebakaran dinilai perlu diperkuat.
Kebakaran TPA Jatiwaringin menjadi pengingat bahwa masalah sampah dapat berdampak langsung terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat. Perbaikan tata kelola kini dinanti agar kejadian serupa tidak terus berulang dan warga dapat merasa lebih aman.
P: Zahrotin Aljannah
