Mobil Terbengkalai Berbulan-bulan di Jalan Bandung, Dishub Cari Pemilik, Warga Merasa Terganggu
KRINKZ.CO, Bandung – Sebuah mobil Nissan Grand Livina berwarna silver yang terparkir selama berbulan-bulan di pinggir Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung, menjadi perhatian warga. Dinas Perhubungan Kota Bandung kini berupaya mencari pemilik kendaraan tersebut setelah keberadaannya ramai diperbincangkan.
Mobil tersebut berada di antara trotoar yang menjadi akses masuk menuju sebuah lahan. Lokasinya tidak jauh dari kawasan kampus Institut Teknologi Nasional Bandung.
Kondisi kendaraan terlihat tidak terawat karena diduga telah lama ditinggalkan. Debu dan daun kering memenuhi bagian mobil, sementara ban depan sebelah kiri terlihat kempis, kaca depan retak, dan bumper mengalami kerusakan.
Seorang warga sekitar bernama Hendra mengatakan mobil tersebut telah berada di kawasan itu selama berbulan-bulan. Menurutnya, kendaraan tersebut sebelumnya sempat berpindah-pindah tempat sebelum akhirnya menetap di satu titik.
Mobil itu diduga mengalami kerusakan sehingga dibiarkan terparkir dalam waktu lama. Namun, warga sekitar mengaku tidak mengetahui siapa pemilik kendaraan tersebut.
Keberadaan mobil yang lama terparkir juga dikeluhkan karena dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Posisi kendaraan berada di sekitar trotoar yang seharusnya dapat digunakan sebagai akses bagi pejalan kaki.
Warga berharap kendaraan tersebut dapat segera ditertibkan. Mereka menilai pemilik kendaraan seharusnya bertanggung jawab dan tidak membiarkan mobil berada di ruang publik selama berbulan-bulan.
Dinas Perhubungan Kota Bandung kemudian merespons keberadaan kendaraan tersebut. Petugas berencana melakukan penelusuran untuk mengetahui identitas pemilik mobil.
Kepala Seksi Ketertiban Transportasi pada Bidang Pengendalian dan Ketertiban Dishub Kota Bandung Ulloh Abdulloh mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat kewilayahan untuk mencari pemilik kendaraan.
Penelusuran pemilik mobil kini dinanti warga agar kendaraan yang telah lama terparkir tersebut segera mendapat penanganan. Warga berharap trotoar dan ruang publik dapat kembali digunakan dengan nyaman tanpa terganggu kendaraan yang dibiarkan berbulan-bulan.
P: Rifat Alhamidi
